Bukit Biru Terus Mendorong Pertanian Berbasis Modern
(Plt Lurah Bukit Biru, Sri Herlinawati/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Kelurahan Bukit Biru yang terletak di Kecamatan
Tenggarong, kini dikenal sebagai salah satu daerah dengan perkembangan
pertanian pesat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Keberhasilan ini
menjadikan Bukit Biru sebagai model percontohan bagi wilayah lain di Kukar yang
ingin meningkatkan sektor pertaniannya.
Hal ini diungkapkan
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Bukit Biru, Sri Herlinawati. Ia mengungkapkan
mayoritas penduduk di wilayah tersebut bekerja sebagai petani.
“Pertanian di Bukit Biru
sangat berkembang berkat berbagai bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kukar,”
kata Sri Herlinawati pada Senin (10/11/2024) usai Kunjungan Kerja Dapil Ketua
DPRD Kukar.
“Kami mendapatkan banyak
dukungan, seperti alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit unggul, dan
obat-obatan untuk tanaman,” tambahnya.
Sri juga mengkui dengan
komitmen tinggi untuk memajukan pertanian lokal berbasis modern. Adapun jenis
pertaniannya yakni seperti hortikultura. Selain itu diakui Sri dari pemerintah
Kabupaten Kukar secara konsisten juga memberikan dukungan berupa fasilitas dan
bantuan teknis.
Ia juga menyampaikan
hingga saat ini kelurahan Bukit Biru tidak hanya dikenal sebagai kawasan
produksi padi, tetapi juga menjadi sentra pertanian sayuran. Keberagaman hasil
pertanian ini menjadikan Bukit Biru sebagai salah satu wilayah strategis dalam
mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dirinya menjelaskan bahwa
di Bukit Biru terdapat 19 kelompok tani yang aktif mengelola lahan pertanian.
Setiap kelompok ini memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan
kualitas hasil pertanian.
“Kelurahan Bukit Biru kini
menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan pertanian yang lebih maju
dan modern,” ujarnya.
Dirinya juga mengakui
keberhasilan sektor pertanian di Bukit Biru tidak lepas dari kolaborasi erat
dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Menurut Sri, sinergi
ini mencakup pelatihan teknik bercocok tanam, bantuan teknologi pertanian,
serta penyediaan alat dan mesin pertanian modern.
Hasilnya, para petani di
Bukit Biru mampu meningkatkan produksi padi dan sayuran, sehingga bisa
berkontribusi lebih besar terhadap kebutuhan pangan di daerah tersebut.
“Kerja sama yang baik
antara petani dan Distanak sangat membantu kami dalam mencapai hasil pertanian
yang maksimal. Bahkan dengan dukungan ini, para petani di tempat kami semakin
termotivasi untuk terus berinovasi dalam mengelola lahan pertanian mereka.” tandasnya
.
Lebih lanjut, Sri juga
menyebutkan keberhasilan Bukit Biru sebagai pusat pertanian maju tidak hanya
berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian
masyarakat kelurahan Bukit Biru.
“Dengan hasil
panen yang melimpah, para petani di Bukit Biru dapat meningkatkan pendapatan
mereka, sekaligus memastikan ketersediaan pangan lokal yang berkualitas dirinya
juga terus mendorong pertanian modern di kelurahan Bukit Biru.” tutupnya.
(adv/tan)